rasanya aku

Ketika aku merasa mengenalmu,
saat itu aku hanya tak tau siapa kamu.

Ketika aku merasa tau semua hal kesukaanmu,
saat itu aku hanya tak tau kegemaranmu.

Ketika aku merasa tau segala hal yang kau benci,
saat itu aku hanya tak mengetahui itu aku.

Mataku tuli, telingaku buta,
aku hanya … menukar tempat tentang kamu.

Rasaku, tak pernah membutakan dan menulikanmu,
jika, kamu terimakanku.

Maaf. Hanya itu yang terdengar dari mulutmu, lalu akhir.
-Jogjakarta, 23 Desember 2011-


Komentar

  1. yisha berkata:

    suka banget puisi :)

    Terkirim 2 months ago
  2. dek maniezt berkata:

    heheheeeee :”>

    Terkirim 1 month, 3 weeks ago


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.